banner 468x60

Tarawih Keliling Ramadhan 1447 H Gerakan Menghidupkan Masjid, Menguatkan Umat

 Nasional
banner 468x60
Tarawih Keliling Ramadhan 1447 H Gerakan Menghidupkan Masjid, Menguatkan Umat

 

Klaten- Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ramadhan adalah momentum peradaban. Ia adalah bulan di mana iman diuji, solidaritas dipertebal, dan kepemimpinan moral diperlihatkan.

Dalam semangat itu, Eko Wiratno menghadirkan rangkaian Tarawih Keliling Ramadhan 1447 H sebagai gerakan silaturahmi dan penguatan umat. Dari Boyolali, Klaten, Solo hingga Yogyakarta, masjid-masjid akan menjadi titik temu—bukan hanya untuk shalat, tetapi untuk menyatukan visi dan membangun energi kebaikan.

Masjid tidak boleh hanya menjadi tempat ritual. Masjid harus menjadi pusat kebangkitan. Dari sanalah lahir keberanian moral, kepedulian sosial, dan gagasan perubahan. Tarawih keliling adalah simbol bahwa dakwah harus bergerak. Bahwa pemimpin harus hadir. Bahwa kebersamaan tidak boleh dibatasi oleh sekat wilayah.

Setiap malam adalah kesempatan. Setiap saf adalah kekuatan. Setiap doa adalah harapan.

Di tengah zaman yang penuh distraksi, Ramadhan mengajak kita kembali ke inti: memperbaiki diri, memperkuat iman, dan memperluas manfaat. Tarawih keliling bukan sekadar agenda tahunan, tetapi komitmen untuk terus menjaga denyut masjid sebagai jantung umat.

Ramadhan 1447 H harus menjadi titik balik. Titik kebangkitan. Titik konsolidasi moral dan sosial. Kita tidak hanya ingin Ramadhan yang ramai, tetapi Ramadhan yang berdampak.

Mari jadikan setiap langkah menuju masjid sebagai langkah menuju perubahan. Mari jadikan setiap rakaat sebagai penguat komitmen. Mari jadikan Ramadhan sebagai ruang transformasi.

Karena umat yang kuat lahir dari masjid yang hidup.

Dan masjid yang hidup lahir dari jamaah yang peduli.

Sampai jumpa di masjid.

Hidupkan malam-malam Ramadhan dengan iman, ilmu, dan keberanian untuk menjadi lebih baik.

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan