banner 468x60

Mobil Keluarga Favorit, Tapi Berapa Biayanya? Eko Wiratno (EWRC Indonesia) Menjawab

 Ekonomi
banner 468x60
Mobil Keluarga Favorit, Tapi Berapa Biayanya? Eko Wiratno (EWRC Indonesia) Menjawab

 

KLATEN(Jaringan Arwira Media Group)- Toyota Avanza sudah lama dijuluki “mobil sejuta umat”. Hampir di setiap sudut kota dan desa, Avanza mudah ditemukan. Dipakai keluarga, dipakai usaha, dipakai antar anak sekolah, bahkan jadi andalan UMKM. Tapi di tengah harga mobil yang makin naik dan tekanan biaya hidup, satu pertanyaan penting sering luput ditanyakan:

Sebenarnya, berapa biaya nyata memiliki Avanza?

Bukan hanya harga beli, tapi seluruh biaya yang menyertainya selama bertahun-tahun. Mulai dari BBM, pajak, servis, asuransi, hingga depresiasi—biaya yang sering tidak terasa, tapi diam-diam paling mahal.

Artikel ini mencoba membongkar semuanya secara jujur, sederhana, dan realistis, supaya masyarakat tidak membeli mobil hanya karena kebiasaan atau gengsi.

Avanza Rp350 Juta: Kita Pakai Angka Nyata

Dalam perhitungan ini, digunakan asumsi yang masuk akal untuk keluarga Indonesia:

  • Harga Toyota Avanza: Rp350.000.000

  • Masa pakai: 5 tahun

  • Pemakaian: 15.000 km per tahun

  • BBM: Pertalite

  • Kepemilikan: tunai (tanpa bunga kredit)

Angka ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi justru untuk memberi gambaran paling mendekati kenyataan.

Depresiasi: Biaya Terbesar yang Sering Diabaikan

Banyak orang merasa “rugi” hanya saat keluar uang. Padahal, penurunan nilai mobil (depresiasi) adalah biaya terbesar yang jarang disadari.

Untuk Avanza, yang dikenal cukup tahan nilai, depresiasi realistisnya sekitar:

10 persen per tahun (nilai menurun)

Artinya, dalam 5 tahun:

  • Harga awal: Rp350.000.000

  • Nilai mobil tahun ke-5: ± Rp206.671.500

👉 Nilai yang hilang: Rp143.328.500

Ini artinya, meskipun Avanza dikenal bandel dan laku dijual, tetap saja dalam 5 tahun pemilik “kehilangan” nilai sekitar Rp143 juta.

Jika dibagi rata:

  • ± Rp28,7 juta per tahun

  • ± Rp2,4 juta per bulan

Tanpa terasa, depresiasi saja sudah setara cicilan motor baru.

BBM: Irit, Tapi Tetap Uang

Avanza tergolong irit untuk ukuran mobil keluarga, tapi tetap ada biaya rutin.

Asumsi konsumsi BBM:

  • 1 liter : 14 km

  • Pemakaian: 15.000 km/tahun

Maka kebutuhan BBM:

  • ± 1.070 liter per tahun

Dengan harga Pertalite Rp10.000/liter:

  • Biaya BBM per tahun: Rp10,7 juta

  • Biaya BBM 5 tahun: Rp53,5 juta

Irit? Ya.

Gratis? Tentu tidak.

Pajak Kendaraan: Biaya Wajib yang Tak Bisa Ditawar

Untuk Avanza harga Rp350 juta:

  • Pajak tahunan: ± Rp3,5 juta

  • Tahun ke-5: ganti plat ± Rp4 juta

Total pajak selama 5 tahun:
➡️ Rp18.000.000

Pajak ini sering dianggap kecil, tapi tetap harus disiapkan setiap tahun.

Servis dan Perawatan: Murah, Tapi Konsisten

Avanza dikenal murah perawatan. Namun “murah” bukan berarti nol biaya.

Asumsi servis wajar:

  • Servis berkala

  • Ganti oli

  • Kampas rem

  • Ban (1 set dalam 5 tahun)

  • Tanpa kerusakan berat

Rata-rata biaya:

  • Rp4 juta per tahun

Total servis 5 tahun:
➡️ Rp20.000.000

Servis rutin ini justru penting agar depresiasi tidak makin parah.

Asuransi: Tenang Itu Ada Biayanya

Banyak pemilik Avanza memilih:

  • All Risk di awal

  • Lalu TLO setelah mobil tidak baru

Asumsi:

  • Tahun 1–2: All Risk Rp6 juta/tahun → Rp12 juta

  • Tahun 3–5: TLO Rp2 juta/tahun → Rp6 juta

Total asuransi 5 tahun:
➡️ Rp18.000.000

Asuransi bukan soal untung-rugi, tapi perlindungan dari risiko besar.

Rekap Biaya Operasional 5 Tahun

Jika seluruh biaya rutin dijumlahkan:

  • BBM: Rp53.500.000

  • Pajak: Rp18.000.000

  • Servis & perawatan: Rp20.000.000

  • Asuransi: Rp18.000.000

➡️ Total biaya operasional: Rp109.500.000

Ini uang yang benar-benar keluar dari kantong.

Total Cost of Ownership (TCO): Angka yang Jarang Dibicarakan

Sekarang kita gabungkan semuanya:

  • Biaya operasional: Rp109.500.000

  • Depresiasi: Rp143.328.500

➡️ Total Cost of Ownership Avanza 5 tahun: Rp252.828.500

Jika dibagi:

  • Per tahun: ± Rp50,5 juta

  • Per bulan: ± Rp4,2 juta

Artinya:

Memiliki dan memakai Avanza selama 5 tahun setara biaya ± Rp4,2 juta per bulan (all-in).

Mahal atau Masuk Akal?

Menurut Eko Wiratno, Analis EWRC Indonesia, Avanza bukan mobil murah, tapi mobil paling rasional untuk banyak keluarga Indonesia.

“Avanza berada di titik tengah. Tidak sehemat city car, tapi jauh lebih fungsional. Tidak semahal SUV besar, tapi cukup untuk kebutuhan keluarga dan usaha,” ujarnya.

Jika dibandingkan:

  • Brio: ± Rp2,5 juta/bulan → paling hemat

  • Avanza: ± Rp4,2 juta/bulan → paling seimbang

  • SUV besar: bisa > Rp7 juta/bulan → kenyamanan & status

Pelajaran Penting untuk Keluarga

  1. Mobil bukan investasi, tapi alat mobilitas

  2. Biaya terbesar bukan harga beli, tapi pemakaian jangka panjang

  3. Avanza paling cocok jika:

    • dipakai rutin

    • diisi keluarga

    • atau untuk usaha ringan

  4. Ganti mobil terlalu cepat = biaya makin mahal

Penutup

Toyota Avanza tidak akan membuat seseorang kaya.

Namun dengan perhitungan yang tepat, Avanza juga tidak harus menjadi beban keuangan.

Di tengah ekonomi yang makin ketat, keputusan finansial seperti memilih mobil seharusnya berbasis hitungan, bukan sekadar kebiasaan.

Karena pada akhirnya, mobil yang baik bukan yang terlihat mahal, tapi yang paling masuk akal untuk hidup kita.(**)

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan