
Eko Wiratno Research and Consulting(EWRC) Indonesia secara resmi merilis pembaruan harga emas Antam per 21 Januari 2026, sebuah informasi yang langsung menarik perhatian para investor, pelaku pasar, hingga masyarakat umum yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai. Di tengah fluktuasi ekonomi global dan ketidakpastian pasar keuangan, emas kembali menunjukkan eksistensinya sebagai aset paling stabil dan menjanjikan.
Dalam rilis resminya, EWRC Indonesia—lembaga riset dan konsultan investasi yang dipimpin oleh Eko Wiratno—menyampaikan data terbaru mengenai pergerakan harga emas Antam batangan 1000 gram. Data ini tidak hanya menyajikan harga terkini, tetapi juga proyeksi cuan dalam skala harian, bulanan, hingga tahunan yang membuat banyak investor semakin optimis.
Berdasarkan laporan tersebut, potensi cuan emas Antam 1000 gram hari ini mencapai angka fantastis. Dalam skala tahunan, keuntungan tercatat sebesar Rp 982.980.880, sementara dalam skala bulanan mencapai Rp 81.915.073. Adapun keuntungan harian berada di kisaran Rp 2.693.098. Angka-angka ini menegaskan bahwa investasi emas bukan hanya aman, tetapi juga sangat menguntungkan dalam jangka panjang.
Lebih menarik lagi, EWRC Indonesia mencatat bahwa cuan tahunan emas mencapai 64,18%, sebuah persentase yang sangat tinggi dibandingkan dengan instrumen investasi konvensional lainnya. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa emas tetap menjadi primadona di tengah ketidakpastian ekonomi global, inflasi, dan gejolak geopolitik dunia.
Emas: Aset Abadi yang Tak Pernah Kehilangan Kilau
Sejak dahulu kala, emas telah menjadi simbol kekayaan, kekuasaan, dan stabilitas. Berbeda dengan aset lain seperti saham, obligasi, atau properti yang nilainya sangat dipengaruhi kondisi pasar, emas memiliki karakteristik unik: nilainya cenderung stabil dan bahkan meningkat ketika terjadi krisis.
Di tahun 2026 ini, tren investasi emas kembali menunjukkan grafik menanjak. Banyak masyarakat yang mulai mengalihkan asetnya ke emas sebagai langkah antisipasi terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi global. Fenomena ini terlihat dari meningkatnya permintaan emas batangan di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut EWRC Indonesia, lonjakan harga emas Antam saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Pertama, melemahnya nilai mata uang global terhadap dolar AS. Kedua, meningkatnya ketegangan geopolitik di sejumlah wilayah dunia. Ketiga, tingginya permintaan emas sebagai safe haven asset. Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat harga emas terus bergerak naik.
Analisis EWRC Indonesia: Momentum Emas Masih Sangat Kuat
Dalam analisisnya, EWRC Indonesia menilai bahwa momentum kenaikan harga emas masih sangat kuat dan berpotensi terus berlanjut sepanjang tahun 2026. Hal ini didukung oleh kebijakan bank sentral global yang cenderung longgar serta meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai.
“Emas bukan sekadar logam mulia, tetapi juga simbol keamanan finansial. Ketika dunia berada dalam ketidakpastian, emas selalu menjadi pilihan utama,” ujar Eko Wiratno dalam keterangannya.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk mulai berinvestasi emas, meskipun dengan nominal kecil. Menurutnya, konsistensi dan kesabaran adalah kunci utama dalam membangun portofolio emas yang kuat.
Strategi Investasi Emas yang Disarankan
EWRC Indonesia merekomendasikan beberapa strategi bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas:
-
Mulai dari nominal kecil
Tidak harus langsung membeli 1000 gram. Investor pemula bisa memulai dari 1 gram, 5 gram, atau 10 gram secara bertahap. -
Beli secara berkala (dollar cost averaging)
Strategi ini membantu mengurangi risiko fluktuasi harga. -
Simpan untuk jangka panjang
Emas paling optimal jika disimpan minimal 3–5 tahun. -
Hindari panic selling
Fluktuasi jangka pendek adalah hal wajar. Fokus pada tujuan jangka panjang. -
Pastikan membeli di tempat resmi
Seperti Antam atau distributor resmi yang terpercaya.
Dengan strategi yang tepat, emas bukan hanya menjadi tabungan, tetapi juga alat untuk mencapai kebebasan finansial.
Emas dan Masa Depan Finansial
Tren saat ini menunjukkan bahwa generasi muda mulai sadar akan pentingnya investasi sejak dini. Emas menjadi pilihan favorit karena mudah dipahami, likuid, dan relatif aman. EWRC Indonesia melihat potensi besar bagi masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan emas sebagai fondasi keuangan jangka panjang.
Emas adalah warisan. Bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga keamanan untuk generasi berikutnya,” tegas Eko Wiratno.
Dengan pertumbuhan harga yang konsisten, emas dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin melindungi nilai kekayaannya dari inflasi. Data EWRC Indonesia hari ini menjadi bukti konkret bahwa emas masih menjadi instrumen investasi paling rasional.
Saatnya Bertindak
Rilis resmi EWRC Indonesia hari ini bukan sekadar informasi, tetapi juga ajakan untuk bertindak. Di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu, emas hadir sebagai jawaban atas keresahan finansial banyak orang.
Dengan potensi cuan harian jutaan rupiah, bulanan puluhan juta, dan tahunan hampir satu miliar rupiah, emas Antam 1000 gram menjadi bukti nyata bahwa investasi cerdas adalah investasi yang terencana dan berjangka panjang.
Kini, pilihan ada di tangan Anda. Apakah akan menunggu dan menyesal, atau mulai berinvestasi dan menuai hasil di masa depan? EWRC Indonesia telah memberikan datanya, kini saatnya Anda mengambil keputusan.
Karena pada akhirnya, emas bukan hanya tentang nilai hari ini, tetapi tentang keamanan masa depan.






