banner 468x60

Elite Script Writer: Ketika Politik Penuh Kebisingan, Siapa yang Masih Menulis dengan Akal Sehat?

 Kampus
banner 468x60
Elite Script Writer: Ketika Politik Penuh Kebisingan, Siapa yang Masih Menulis dengan Akal Sehat?

 

Mari bicara jujur. Politik hari ini bukan kekurangan tokoh, tapi kekurangan akal sehat. Ruang publik dipenuhi teriakan, bukan argumen. Debat berubah jadi hujatan. Media sosial menjadi arena perang emosi. Yang menang bukan yang benar, tapi yang paling ribut.

Di tengah kegaduhan ini, satu profesi jadi sangat menentukan: penulis.

Ya, penulis.

Bukan buzzer.

Bukan tukang framing.

Bukan pedagang opini.

Elite Script Writer lahir sebagai bentuk perlawanan terhadap politik murahan. Ia berdiri di antara kekuasaan dan rakyat, membawa satu senjata: kata yang jujur.

Politik Hari Ini: Ramai Tapi Kosong

Coba kita jujur.

Berapa banyak narasi politik yang kita baca hari ini benar-benar mencerdaskan?

Yang viral justru:

✔ fitnah

✔ potongan video tanpa konteks

✔ judul clickbait

✔ drama elite

Kita dijejali konflik, tapi miskin solusi.

Kita disuguhi sensasi, tapi jauh dari substansi.

Elite Script Writer menolak ikut arus.

Karena politik seharusnya:

mendidik, bukan memecah belah.

Allah mengingatkan:

“Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa berita, telitilah.”

(QS. Al-Hujurat: 6)

Masalahnya sekarang:

Berita datang,

langsung share.

Tanpa cek.

Tanpa pikir.

Inilah wabah intelektual terbesar zaman ini:

malas berpikir.

Pena vs Kekuasaan

Sejarah membuktikan:

kekuasaan takut pada penulis jujur.

Karena pena bisa:

✔ membuka kebusukan

✔ mengungkap manipulasi

✔ meruntuhkan propaganda

Elite Script Writer sadar,

menulis politik bukan cari aman.

Ini wilayah berbahaya.

Tapi justru di situlah kehormatan seorang penulis.

Allah bersumpah:

“Nun, demi pena dan apa yang mereka tuliskan.”

(QS. Al-Qalam: 1)

Kalau pena dimuliakan Tuhan,

kenapa kita menjadikannya budak kekuasaan?

Hari ini banyak penulis jadi corong elite.

Narasi disesuaikan pesanan.

Kebenaran ditawar harga.

Elite Script Writer memilih miskin tapi merdeka,

daripada kaya tapi menjual nurani.

Buzzer Boleh Banyak, Penulis Harus Sedikit Tapi Tegak

Zaman ini penuh buzzer.

Bayaran.

Terorganisir.

Disiplin menyerang.

Tapi buzzer bukan penulis.

Mereka tentara bayaran opini.

Elite Script Writer berdiri sendirian.

Tanpa komando.

Tanpa gaji propaganda.

Ia menulis bukan karena partai.

Bukan karena jabatan.

Tapi karena tanggung jawab moral.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik jihad adalah menyampaikan kebenaran di hadapan penguasa zalim.”

(HR. Abu Dawud)

Inilah jihad pena.

Bukan teriak di jalan.

Tapi menulis dengan data,

dengan akal,

dengan iman.

Demokrasi Tanpa Literasi = Bencana

Kita bangga demokrasi.

Tapi malas membaca.

Pemilu dirayakan,

tapi program tak dipahami.

Rakyat memilih karena:

✔ fanatisme

✔ sentimen

✔ uang

✔ framing

Elite Script Writer hadir untuk merusak kenyamanan itu.

Ia bertanya:

“Kenapa kamu memilih?”

“Apa visi calonmu?”

“Mana datanya?”

Dan tiba-tiba ia dianggap musuh.

Karena kebenaran memang tidak populer.

Politik Butuh Penulis, Bukan Penjilat

Negeri ini tidak kekurangan intelektual.

Yang kurang adalah keberanian.

Banyak yang pintar,

tapi diam.

Banyak yang tahu salah,

tapi pura-pura buta.

Elite Script Writer menolak diam.

Karena diam di hadapan kebusukan

adalah bentuk persetujuan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa melihat kemungkaran, ubahlah dengan tangan, jika tidak mampu dengan lisan, jika tidak mampu dengan hati.”

(HR. Muslim)

Menulis adalah bentuk perlawanan paling beradab.

Ini Bukan Soal Kanan atau Kiri

Elite Script Writer tidak berdiri di partai.

Tidak di istana.

Tidak di oposisi.

Ia berdiri di:

kebenaran.

Kalau pemerintah benar, ia dukung.

Kalau salah, ia kritik.

Tanpa takut.

Tanpa pesanan.

Tanpa amplop.

Karena penulis bukan pelayan kekuasaan.

Ia pelayan rakyat.

Jika Penulis Takut, Siapa yang Bicara?

Hari ini semua orang bicara.

Tapi sedikit yang jujur.

Elite Script Writer bertanya:

“Kalau penulis takut,

siapa yang akan membuka mata rakyat?”

Politik butuh kritik.

Negeri butuh suara waras.

Demokrasi butuh keberanian.

Elite Script Writer adalah:

✔ penjaga akal sehat

✔ musuh kebohongan

✔ lawan propaganda

Karena kalau pena tunduk pada kekuasaan,

maka rakyat akan selalu jadi korban.

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan