banner 468x60

SITI NURHANA, MAHASISWA UNIVERSITAS BOYOLALI : INSPIRASI BISNIS MENGGIURKAN SEBAGAI PETANI JAMUR.

 Kampus
banner 468x60
SITI NURHANA, MAHASISWA UNIVERSITAS BOYOLALI : INSPIRASI BISNIS MENGGIURKAN SEBAGAI PETANI JAMUR.

 

Boyolali(arwiranews.com) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Boyolali(UBY) dilaksanakan oleh semua Fakultas di Universitas Boyolali, kecuali Fakultas Ilmu Komunikasi yang merupakan fakultas paling baru di Universitas Boyolali. Sesuai dengan Keputusan Rektor Universitas Boyolali mengenai Pedoman Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata di lingkungan Universitas Boyolali. Pengelolaan kegiatan KKN Mandiri dikoordinir oleh pusat pemberdayaan dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Boyolali (LPPM UBY). Kuliah Kerja Nyata adalah bagian dari penyelenggaraan kegiatan akademik pendidikan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat berupa kegiatan menempatkan mahasiswa di luar kampus agar mahasiswa hidup bersama masyarakat untuk membantu dan mendampingi masyarakat untuk mengatasi permasalahan masyarakat.

 

Salah seorang mahasiswa yang terlibat KKN tahun ini adalah Siti Nurhana, Mahasiswi dari prodi Ekonomi Manajemen berkesempatan menjadi peserta KKN Mandiri yang lokasinya di Dukuh Gading RT.01 RW.05, Ngargosari, Ampel, Boyolali. KKN kali ini mrngambil Tema Inspirasi Bisnis Menggiurkan Dengan Cara Menjadi Petani Jamur, menjadi petani jamur merupakan salah satu inspirasi untuk berbisnis pada masa pandemi. Bisnis petani jamur sangat menguntungkan karena bahan yang di perlukan tidak memerlukan banyak biaya dan mudah di dapatkan. Kandungan yang dimiliki jamur proteinnya, lumayan cukup tinggi, yaitu sekitar 10,5 – 30,4%. Komposisi dan kandungan nutrisi setiap 100 gram jamur tiram adalah 367 kalori, 10,5-30,4 persen protein, 56,6 persen karbohidrat, 1,7-2,2 persen lemak, 0.20 mg thiamin, 4.7-4.9 mg riboflavin, 77,2 mg niacin, dan 314.0 mg kalsium.  Berbagai manfaat jamur tiram untuk kesehatan. Jamur tiram bisa di olah menjadi berbagai menu masakan dengan berbagai cara, menumis, menggoreng, atau merebusnya bersama sayuran.

 

Bahkan, beberapa orang juga gemar mengolahnya menjadi pepes jamur. Tidak hanya lezat, jamur tiram memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. Dapat meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan kolestrol, membantu kesehatan jantung, sumber vitamin B3, kaya antioksidan, meningkatkan kolagen. Jamur tiram putih sangat dicari di pasaran karena kandungan di dalam jamur yang baik untuk kesehatan tubuh dan fungsi sistem saraf juga akan lebih optimal berkat kandungan tembaga dalam jamur tiram putih ini.

 

Awal Mula Memulai Bisnis Jamur Tiram Putih

Usaha yang dirintis Bapak Diono dan Ibu Kamti di mulai dari bulan desember 2019 sebagai petani jamur tiram putih. Awal mula Bapak Diono memulai bisnis jamur dimulai dengan membeli jamur 10.000 baglog dan tingkat kegagalan dari 10.000 baglog tersebut, mencapai 30 %. Kedua kalinya Bapak Diono membeli baglog sebanyak 23.000 baglog dan tingkat kegagalan mencapai 20%. Setelah itu Bapak Diono membuat baglog sendiri dengan  cara belajar dengan orang lebih berpengalaman, sehingga dapat membuat baglog sendiri, mesin yang di gunakan masih mesin tradisional seperti: mesin pres manual, steam manual.

Cara Daur Ulang Baglog Jamur Tiram Putih

Baglog yang tidak bisa tumbuh michellium ( jamur) di daur ulang degan cara sebagai berikut:

  1. 30 baglog di buka dan di campur dengan grajen kayu 1 karung, 3 Kg katul, dan 4 Ons kapur lalu di mixer (dicampur) supaya rata lalu di tambah air secukupnya. Agar kelembapan baglog pas, dengan cara di kepal   bila sudah pas sesuai dengan kelembaban. Media yang akan di gunakan menanam bibit jamur tiram putih sudah siap untuk digunakan.
  2. Diamkan selama 1-2 hari semakin lama di diamkan dapat menghasilkan media tanaman yang bagus (fermentasi).
  3. Masukkan ke plastik lipat dengan ketebalan 04, lalu pres baglog tersebut dengan menggunakan mesin pres manual atau mesin pres otomatis. Kasih cincin di bagian atas dan tarik plastik agar bisa di  tutup  dengan rapi menggunakan penutup cincin tersebut.
  4. Proses steam menggunakan tong yang di isi air 1 ember dan di masukkan 100 baglog lalu di tutup dengan drum kecil kemudian di kunci menggunakan baut dan mur yang berukuran besar, kompor dinyalakan sekitar 7 jam. Setelah tong panas api di kecilkan agar air tidak cepat habis. Tabung yang digunakan untuk proses steam  adalah tabung 3kg tunggu sampai gas tersebut habis dan lakukan step ini sampai baglog habis.
  5. Baglog harus steril baru proses pembibitan dan di diamkan selama 1 bulan lebih agar michellium
  6. Setelah proses steam selesai diamkan selama 1 hari agar tong tidak panas, lalu pindah baglog tersebut ketempat yang sudah disediakan selama 2 hari.
  7. Pembibitan Jamur. Pembibitan baglog didiamkan sampai tumbuh michellium/jamur (tunggu baglog sampai berwarna putih), dan tidak berwarna hijau atau coklat kehitaman. Jika baglog tersebut berwarna hitam maka baglog tersebut gagal dan harus di daur ulang. Didalam ruang pembibitan memerlukan waktu  kurang lebih 1 bulan, pindah ke rak jamur selama 3 bulan dan lakukan pemanenan 1 baglog dapat menghasilkan 3-4 kali panen. Baglog dibuang dan pembaruan baglog dimulai lagi.
  8. Dalam segi perawatan jamur perlu dilakukan penyemprotan anti hama 10 hari sekali.  Dalam waktu 3 bulan kira kira dapat menyemprot anti hama 9x penyemprotan. Ada juga perawatan spesial menggunakan penyemprotan nutrisi agar jamur dapat tumbuh lagi dan kualitas jamur bagus. Seperti: jamur berisi (gemuk), jamur lebar-lebar, jamur tumbuh banyak. Permasalahan yang dihadapi para petani jamur yaitu suhu dalam perawatan yang sangat sulit. Suhu jamur dalam perawatan membutuhkan 22oC – 28oC dan kelembapan 80-90 sirkulasi lancar. Kadang jika terlalu lembab tempat rak jamur menyebabkan banyaknya nyamuk, dan jika terlalu kering jamur tidak tumbuh.

Semakin banyaknya permintaan jamur dipasar maka dengan seiring berjalannya waktu Bapak Diono dan Ibu Kamti sekarang bisa membuat 300-500 baglog dalam sehari. Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang sangat meningkat maka Bapak Diono menambah baglog agar panen juga semakin banyak. Proses pemasaran biasanya sudah ada orang yang ambil di rumah dan juga di titip ke tetangga untuk dijual di pasar. Apabila panen raya jamur dijadikan keripik, jamur di jual per kg dan di bungkus kecil dengan harga 1000/pcs dan dititip ke warung terdekat.

Usaha yang ditekuni Bapak Diono sekarang sudah bisa membuat baglog 23.000 sendiri dan bisa memenuhi rak jamur yang sudah di sediakan. Dari pembahasan diatas dapat disimpulakan pelaksanaan kegiatan edukasi terhadap petani jamur dapat menambah wawasan bahwa jika baglog berwarna hijau dan coklat kehitaman, maka baglog harus di daur ulang. Semakin banyaknya peminat jamur tiram putih di pasaran  dan juga kualitas yang harus dijaga, kualitas jamur mempengaruhi minat daya beli konsumen. Serta dapat mengetahui masalah apa saja yang di hadapi petani jamur. Kegiatan KKN Universitas Boyolali (UBY) sebaiknya berkelanjutan agar kegiatan KKN bukan hanya untuk kepentingan mahasiswa saja tetapi kepentingan masyarakat dimana mahasiswa hanya sebagai motivator yang membantu memecahkan masalah sehingga diharapkan partisipasi masyarakat dalam setiap program kerja KKN dapat lebih tinggi.(Red)

 

 

 

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan