banner 468x60

Luar Biasa ! Edukasi Sejak Dini: Kelompok 15 KKN Universitas Boyolali dan Kader Desa Banyusri Wonosegoro Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Perilaku Hidup Sehat di MTs Al Islam Banyusri

 Kampus
banner 468x60
Luar Biasa ! Edukasi Sejak Dini: Kelompok 15 KKN Universitas Boyolali dan Kader Desa Banyusri Wonosegoro Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Perilaku Hidup Sehat di MTs Al Islam Banyusri
Boyolali(Jaringan Arwira Media Group)- Dalam rangka mewujudkan generasi muda yang sehat dan berdaya saing, Kelompok 15 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Boyolali(UBY) bersinergi dengan Kader Kesehatan Desa Banyusri, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi yang bertajuk “Gizi Seimbang dan Perilaku Hidup Sehat” di MTs Al Islam Banyusri pada hari Senin (4/8/2025) kemarin.
 

Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan KKN Universitas Boyolali tahun 2025 yang menitikberatkan pada edukasi kesehatan berbasis sekolah dan masyarakat. Program ini juga sejalan dengan agenda pemerintah pusat dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Koordinator Desa Kelompok 15 KKN Universitas Boyolali, Wahyu Hidayat dalam rilis yang diterima Redaksi Jaringan Arwira Media Group menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menjaga pola makan dan kebersihan sejak usia dini. Ia menambahkan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan kebiasaan yang akan berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup.

“Gizi yang cukup dan perilaku hidup sehat bukan hanya berdampak pada tubuh, tetapi juga pada konsentrasi belajar, prestasi akademik, dan kesehatan mental siswa. Karena itu, kami merasa perlu hadir memberikan edukasi secara langsung,” ujar Wahyu Hidayat.

Sosialisasi dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh puluhan siswa kelas VII dan VIII. Acara diawali dengan sambutan hangat dari Kepala MTs Al Islam Banyusri yang menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan inisiatif mahasiswa KKN dari Universitas Boyolali.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami, karena materi yang disampaikan sangat aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kami berharap para siswa tidak hanya memahami, tetapi juga menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya,” ungkapnya.

Tim KKN UBY bersama kader desa kemudian menyampaikan materi tentang Pedoman Gizi Seimbang yang meliputi: empat pilar gizi seimbang, bahaya konsumsi makanan instan berlebih, pentingnya sarapan pagi, manfaat air putih dan olahraga, serta pentingnya mencuci tangan pakai sabun.

Materi disampaikan secara kreatif melalui media visual, simulasi permainan,dan poster edukatif yang menarik. Hal ini dilakukan agar siswa dapat menerima informasi dengan cara yang menyenangkan dan tidak membosankan.

Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh tim pemateri. Beberapa siswa bahkan membagikan pengalaman pribadi mereka terkait pola makan di rumah dan kebiasaan hidup sehari-hari.

Kader Kesehatan Desa Banyusri yang turut hadir dalam kegiatan ini juga memberikan testimoni dan berbagi pengalaman langsung kepada para siswa, termasuk contoh kasus gizi buruk dan penyakit akibat pola hidup tidak sehat yang pernah terjadi di lingkungan sekitar

Sebagai bagian dari kegiatan, mahasiswa KKN juga membagikan leaflet edukatif yang berisi informasi praktis mengenai menu harian sehat, tips mencuci tangan, dan pentingnya kebersihan lingkungan. Leaflet ini dirancang dalam format bergambar dan mudah dipahami, sehingga siswa dapat membacanya kembali di rumah bersama keluarga.

Selain itu, dilakukan pula aksi simbolik cuci tangan bersama yang dipandu langsung oleh kader desa. Aksi ini bertujuan membiasakan siswa mencuci tangan dengan benar menggunakan air mengalir dan sabun, khususnya sebelum makan dan setelah beraktivitas.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal dari rangkaian program KKN yang menyasar aspek kesehatan masyarakat di Desa Banyusri. “Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti di satu titik saja. Harapannya, pesan-pesan yang kami sampaikan bisa diteruskan oleh sekolah, kader, dan tentunya siswa kepada keluarga di rumah. Edukasi kesehatan harus terus berkelanjutan,” tambah Wahyu Hidayat.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN, sekolah, dan kader kesehatan menjadi contoh nyata sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan. Dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan partisipatif, diharapkan program ini mampu membentuk generasi yang lebih sadar akan pentingnya kesehatan, kebersihan, dan pola makan seimbang. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya membawa semangat pengabdian, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan dampak nyata.

Untuk di ketahui bahwa kelompok 15 ini diikuti oleh 16 mahasiswa dari berbagai program studi diantaranya 2 mahasiswa dari prodi peternakan, 1 mahasiswa dari prodi agroteknologi, 1 mahasiswa dari prodi TI, 1 mahasiswa dari prodi Ilkom, 5 mahasiswa dari prodi manajemen, 2 mahasiswa dari prodi akuntansi dan 4 dari prodi ilmu hukum. Dan dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Donna Setiyawati, S.Kom, MM dan Purwadi, S.Pt, M.si. KKN ini berlangsung sejak 21 Juli 2025 dan akan berakhir 21 Agustus 2025.(**)

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan