banner 468x60

Dosen Universitas Ahmad Dahlan adakan Pengabdian Masyarakat Bersama Guru SD di Yogyakarta.

 Kampus
banner 468x60
Dosen Universitas Ahmad Dahlan adakan Pengabdian Masyarakat Bersama Guru SD di Yogyakarta.

Yogyakarta(arwiranews.com) Sebagai bentuk pengabdian Tridharma Perguruan Tinggi, Tim pengabdian Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta melatih guru-guru Sekolah Dasar yang mengampu mata pelajaran Alquran. Pelatihan kali ini fokus pada tema yang relevan dengan kebutuhan masyarakat akademik di pembelajaran daring saat ini.

Tim pengabdian lintas prodi terdiri dari Dede, Unik, dan Husna menyampaikan pelatihan pengembangan media audiovisual berbasis grafis untuk mata pelajaran al-qur’an daring pada masa pandemi covid-19 yang diikuti guru-guru mata pelajaran  Alquran diantaranya berasal dari guru YPI, SD Intis, dan beberapa sekolah lainnya. Melalui rilisnya ke arwirasnews.com, Kamis(10/06/2020) Husna menyatakan setiap peserta diwajibkan mengikuti pelatihan selama empat hari penuh yang pelaksanaannya dibagi dua tahap. Tahap satu dilaksanakan 19-20 Mei 2021 dan tahap dua pada 18-19 Agustus2021.

 

Pelatihan ini berlangsung pukul 08:00-15:00WIB di ruang audio visual YPI, Kotagede, Yogyakarta dengan menjaga protokol kesehatan. Semua peserta diwajibkan mengenakan masker, menjaga jarak, dan bergantian keluar ruangan secara berkala untuk mengurangi risiko paparan virus Covid-19.

Menurut Husna, dari pelatihan tersebut peserta memperoleh manfaat berupa peningkatan keterampilan dalam pemanfaatan media alternatif lain selain PPT seperti Canva dan juga Videoscribe dalam mengembangkan media ajar berbasis audio visual yang kreatif untuk pembelajaran daring.

Peserta mengikuti setiap sesi pelatihan dengan antusiasme, dibuktikan tercipta interaksi yang aktif ketika pemateri mengisi sesi secara bergantian. “Pemateri sekaligus penyelenggara kegiatan pelatihan kali ini merupakan dosen dari lintas Prodi di UAD,” kata Difa’ul Husna.

“Tujuan akhir diadakannya pelatihan ini adalah meningkatnya keterampilan para guru mata pelajaran Alquran di lingkungan sekolah dasar untuk memanfaatkan berbagai jenis media alternatif dalam mengembangkan media pembelajaran,” kata Husna. (*)

 

 

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan