banner 468x60

Rupiah Anjlok di Hari Pertama PPKM Terhadap Kurs Dolar Amerika.

 Ekonomi
banner 468x60
Rupiah Anjlok di Hari Pertama PPKM Terhadap Kurs Dolar Amerika.

 

Klaten(arwiranews.com) Perdagangan senin sore (11/1) nilai tukar rupiah ditutup pada level Rp14.125/US$, angka tersebut anjlok 105 point dari penutupan sebelumnya (8/1) di level Rp14.020/US$. Pendiri EWRC[Eko Wiratno Research and Consulting], Eko Wiratno menyatakan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat, atau yang saat ini disebut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang resmi dimulai hari ini cukup membuat sentimen negatif ke pasar.

 

Eko menilai, meski survey Bank Indonesia (BI) menyatakan Keyakinan Konsumen terhadap ekonomi Indonesia menguat pada bulan Desemer 2020 sebesar 96,5% yang bulan sebelumnya hanya 92%. Namun sentimen tersebut belum mendorong penguatan nilai rupiah.

 

“Keyakinan masyarakat yang membaik didorong menguatnya persepsi terhadap kondisi ekonomi yang didukung oleh aspek ketersediaan lapangan kerja, penghasilan dan ketepatan waktu pembelian barang tahan lama,” Eko Wiratno senin malam kepada arwiranews.com dari Klaten, Jawa Tengah.

 

Eko Wiratno menambahkan, daerah-daerah yang menjalankan PPKM disarankan untuk sektor perkantoran non-esensial menerapkan kerja dari rumah (work from home) 75%. Sementara itu kegiatan belajar-mengajar juga masih belum bisa tatap muka di sekolah, dan masih menggunakan sistem jarak jauh.

 

Pusat perbelanjaan juga wajib tutup pukul 19:00 WIB. Sementara restoran masih boleh menerima pengunjung yang makan-minum di tempat, tetapi maksimal 25% dari total kapasitas.

 

“Demikian pula rumah ibadah, boleh menampung jamaah tetapi dibatasi paling banyak 50% sehingga sudah tentu roda bisnis akan kembali melambat, dan pemulihan ekonomi kembali terhambat,” tegas Eko Wiratno.

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan